Telaga Cermin

Suatu ketika di sebuah sabana, berkumpullah kelompok harimau. Di kelompok itu, juga tinggal beberapa harimau muda yang baru mulai belajar berburu. Ada seekor harimau muda yang terlihat menjauh dari kelompok itu. Dia ingin mencari tantangan.

Kaki-kaki mudanya melintasi rumput-rumput yang belum terjamah. Matanya terlihat waspada mengawasi sekitarnya. Tanpa disadari, kakinya menuju sebuah telaga yang menjorok ke dalam. Airnya begitu bening, memantulkan apa saja yang terlihat di atasnya. Sang harimau muda terkejut, ketika dilihatnya ada seekor harimau lain di sana. “Hei…ada harimau lain yang tinggal di dalam air.”

Kucing besar itu masih tertegun ketika melihat harimau di telaga itu selalu mengikuti setiap gerak-geriknya. Ketika dia mundur menjauh, harimau dalam telaga itu pun ikut menghilang. Sesaat kemudian, harimau itu menyembulkan kepalanya, oh, ternyata harimau telaga itu masih ada. Dipasangnya senyum persahabatan, dan ada balasan senyum
dari arah telaga. “Akan kuberitahu yang lain. Ada seekor harimau baik hati yang tinggal di tempat ini.”

Kabar tentang harimau dalam telaga itu pun segera diberitahukannya. Ada seekor harimau lain yang tertarik, dan ingin membuktikan cerita itu. Setelah beberapa saat, sampailah dia di telaga itu. Dengan berhati-hati, hewan belang itu memperhatikan sekeliling. Ups..kakinya hampir terperosok ke dalam telaga. Dia terlihat mengaum, seraya menyembulkan kepalanya ke arah lubang telaga. “Hei…ada harimau yang sedang marah di dalam sana,” begitu pikirnya dalam hati. Harimau itu kembali menyeringai, memamerkan seluruh taring miliknya. Dia menunjukkan muka marah. Ohho, ternyata harimau dalam telaga pun tak kalah, dan melakukan tindakan serupa.

“Ah, temanku tadi pasti berbohong.” Tak ada harimau baik dalam telaga itu. Aku hampir saja dimakannya. Lihat, wajahnya saja terlihat marah, dan selalu menggeram. Aku tak mau berteman dengan harimau dalam telaga itu.” Harimau yang masih marah itu segera bergegas pergi. Rupanya ia tidak menyadari bahwa harimau dalam telaga itu, sesungguhnya adalah pantulan dari dirinya.

***
Pandangan orang lain, sama halnya dengan cermin dan telaga, adalah pantulan dari sikap kita terhadap mereka. Dugaan dan sangkaan yang kerap muncul, bisa jadi adalah refleksi dari perlakuan kita terhadap mereka. Baik dan buruknya suatu tanggapan, tak lain merupakan balasan dari diri kita sendiri. Layaknya cermin dan air telaga, semuanya akan memantulkan bayangan yang serupa. Tak kurang dan tak lebih.
Agaknya kita perlu mencari sebuah cermin besar untuk berkaca. Menatap seluruh wajah kita, dan mengatakan kepada orang di dalam cermin itu. Tataplah dalam-dalam, seakan ingin menyelami seluruh wajah itu dan berkata, “Sudahkah saya menemukan wajah yang bersahabat di dalam sana?” Teman, cobalah menatap wajah kita dalam-
dalam, dan cobalah jujur menjawabnya, “Sudahkah kita temukan wajah yang bersahabat di dalamnya?”

Seribu teman masih kurang… satu musuh terlalu banyak ….Lets Make Love not War !Lets Make Friends not Enemies !

Terapi Air Putih untuk Menjaga Kecantikan

Foto : Arie Yudhistira/ Sindo

TERNYATA ketergantungan kita terhadap air tak sekadar pengusir rasa haus saja. Air dalam dunia kecantikan rupanya juga memiliki kontribusi yang begitu besar dalam menjaga pesona seorang wanita.

Mengenai hal itu, artis cantik Raslina Rasidin telah membuktikannya. Ditemui dalam acara beauty class yang diadakan oleh OLAY Total Effects, wanita asal Aceh itu memaparkan khasiat air dalam kehidupannya.

“Minum air putih untuk kecantikan sangat terasa sekali efeknya bagi saya. Apalagi saat kita tidak menggunakan make up, penampilan saya tetap terjaga. Karena itu, saya tidak berusaha mengubah penampilan, tapi saya selalu mencoba menjaga kecantikan. Salah satu caranya dengan banyak mengonsumsi air putih,” kata Lina saat ditemui okezone di Crystal Lagoon, Senayan City, Selasa (13/5/2008).

Begitu bermanfaatnya air bagi Lina, wanita yang baru melahirkan anak kedua pada tiga bulan lalu itu selalu minum air putih dengan takaran yang sudah ditargetkan.

“Karena air begitu berartinya untuk saya, maka setiap hari saya bisa menghitung jumlah air putih yang saya minum. Dalam satu hari, saya bisa minum lima liter air. Terutama kalau mau tidur, insting saya bisa meraba botol air minum karena setiap satu jam saya bisa haus,” beber pemeran sinetron Demi Masa dan Anakku Bukan Anakku itu.

Bahkan, bila dalam kondisi tengah berada di suatu acara pun, wanita yang masih terlihat cantik di usia 35 tahun ini mengaku tetap mengonsumsi banyak air putih.

Kondisi Lina yang tengah memberi ASI eksklusif pun rupanya tak menghentikan kebiasaannya meminum air. Bahkan, saat Lina terbangun untuk menyusui bayinya, dia selalu minum air putih terlebih dahulu.

“Bukan hanya sugesti, setiap saya akan menyusui bayi pasti akan minum air putih terlebih dahulu. Saya meyakini dengan minum air putih yang banyak akan memberi asupan ASI yang banyak,” bebernya seraya menyatakan bukti keberhasilannya mengonsumsi air putih ternyata dapat menurunkan berat badan sebanyak 12 kg dalam waktu tiga bulan.

Meski banyak minum air, namun tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air yang masuk dan yang dikeluarkan. Sehingga Lina tak mengalami problema meski banyak minum air putih.

“Awalnya saat banyak minum air putih sering membuat saya buang air kecil (BAK). Tapi lama kelamaan tubuh sudah bisa mengikuti ritmenya yang teratur karena sudah tahu intensitasnya yang cukup baik. Selain itu, tubuh juga punya kantung kemih yang bisa menampung,” tukasnya. (nsa)

Menilai Perilaku Pria Terhadap Pasangan

Foto : Corbis

ADA anggapan bahwa pria bisa dinilai dari cara mereka memperlakukan pasangannya berdasarkan minat dan tempat di mana mereka biasa menghabiskan waktu.

Misalnya tipe pria yang memiliki minat di bidang olahraga, biasanya menyukai pasangan yang sama-sama menaruh minat pada gaya hidup yang sama. Pria dengan tipe ini biasanya sering menghadiahi pasangannya dengan benda-benda berharga mahal, atau makan di tempat ekslusif yang baru saja dibuka.

Menurut hal itu, psikolog Kasandra A Putranto, memiliki cara pandang berbeda. Minat, menurutnya, tidak dapat dijadikan patokan dia akan memperlakukan orang lain. Minat seseorang, baik pria maupun wanita, biasanya dapat dilihat dari kepribadiannya masing-masing. Dan perkembangan kepribadian dapat dilihat berdasarkan faktor hereditas.

“Untuk bisa menilai perilaku seseorang, kita tidak bisa melihat suatu masalah berdasarkan beberapa tanda saja. Kalau seorang psikolog, biasanya memang bisa meminta seseorang menggambar atau menulis untuk melihat karakternya. Tapi kalau dalam kehidupan sehari-hari, hal itu sulit untuk diterapkan,” kata Kasandra yang dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Kamis (8/5/2008).

Faktor psikologi, lanjutnya, bisa berubah seiring dengan perkembangan seseorang. Apalagi seorang pria yang selalu akan berubah mengikuti dinamika kepribadian mereka.

“Penentu dari kematangan psikologi seseorang bukan ditentukan oleh faktor usia. Karena usia kronologis dan emosional itu tidak sama. Artinya, kedewasaan seseorang bukan berdasarkan usia kronologisnya saja,” beber almamater Universitas Indonesia ini.

Mengenai minat, masih menurut Kasandra, adalah kecenderungan seseorang untuk melakukan suatu aktivitas tertentu. Minat bisa merupakan dorongan dari naluri yang fitri terdapat manusia, namun bisa pula dorongan dari pemikiran yang disertai perasaan kemudian mewujudkannya menjadi hal yang disukai. Minat yang hanya muncul dari dorongan perasaan tanpa pemikiran mudah berubah sesuai dengan perubahan perasaannya.

Perasaan yang tidak dikendalikan oleh dorongan pemikiran, mudah dipengaruhi dan berubah sesuai dengan perubahan lingkungan, fakta yang dihadapinya dan lain-lain. Dalam kondisi ini, minat seseorang bisa sangat lemah dan tidak stabil sesuai dengan perubahan lingkungan. (nsa)

Wanita Seksi di Mata Pria

<!–
var imagesPart = new Array(1)
var currPos = 0
imagesPart[0] = “2008/05/14/197/109342/HDGYrkLuo0.jpg”
function goToImage(counter){
var firstEl = 0
var lastEl = imagesPart.length – 1

if(counter < 0){
currPos = currPos – 1
}else{
currPos = currPos + 1
}

if(currPos lastEl){
currPos = lastEl
}else{
currPos = currPos
}

ajaxpage(‘ContainerPhoto’,'http://lifestyle.okezone.com/index.php/viewImage/’+imagesPart[currPos]);
}
// –>

<!–

–>

<!––> <!––>
Foto : Corbis

MESKI pria selalu menilai lawan jenisnya berdasarkan penampilan fisik, ternyata mereka tetap memiliki cara pandang mengenai wanita seksi. Banyak pria mengaku, wanita dianggap seksi bukan hanya berdasarkan penampilan fisiknya.

Wanita yang cerdas dan berwawasan luaslah yang memiliki sex appeal tinggi. Mengenai hal itu, Dra Clara Istiwidarum K MA CPBC, psikolog dari Jagadnita Consulting membenarnya.

“Wanita cerdas (smart) yang dari cara pandangnya tidak kelihatan menantang tapi tidak juga kosong ialah wanita yang dari pandangan mata pria dianggap seksi,” kata Clara kepada okezone saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Rabu (14/5/2008).

Dengan kecerdasannya, kata Clara, maka seorang wanita akan terlihat seksi karena dia memiliki self confidence. Apalagi setelah didukung dengan kemampuan verbalnya. Di mana saat dia berbicara, akan terlihat memiliki bobot.

“Dari cara bicara wanita cerdas akan terlihat bahwa dia tegas, lugas, punya banyak ide, dan sesuatu yang dipikirkan. Jadi bukan sekadar mengikut pembicaran, tapi memiliki pandangan, sikap dan punya pendapat yang berani diutarakan dengan satu alasan,” jelas wanita yang mengambil gelar S2-nya di usia 40 tahun itu.

Dengan begitu, lanjut Clara, wanita tersebut tidak hanya sekadar berdebat biasa. Sehingga bukan hanya fisik semata yang diumbar habis-habisan, tapi juga wawasan luas yang dimiliki. Sehingga body language yang bagus untuk mengekspresikan dirinya sendiri akan tampil dengan sendirinya.

Lantas, mengapa wanita harus wawasan luas? Menurut Clara, hal itu berlandaskan alasan pria untuk mencari lawan jenis yang seimbang. “Artinya, saat pria menyadari bahwa lawan jenisnya dapat berkomunikasi dengan seimbang, maka dia akan menganggap wanita tersebut menarik. Sebab sex appeal dari wanita tersebut keluar dan dirasakan ada magnet yang telah menariknya,” tutur ibunda empat orang anak yang selalu tampil cantik ini.

Saat pria telah menyadari lawan jenisnya menarik, sambung Clara, maka dia akan membanggakan wanita tersebut di depan orang lain. Bahkan dia tidak malu untuk memperkenalkan pada relasi atau rekan bisnisnya.

Adapun ciri-ciri wanita berwawasan luas, menurut psikolog yang sering menjadi konsultan di beberapa media terkemuka ini, dapat dilihat dari cara wanita tersebut berbicara. Artinya, saat lawan bicaranya tengah mengutarakan sesuatu, maka dia akan memerhatikan orang tersebut dengan tulus.

“Memperhatikan lawan bicara akan menimbulkan kesan seksi karena ada magnet yang menarik mereka untuk selalu mengajak berbicara kembali,” terang psikolog yang telah menulis buku Keluargaku permataku, Seks, Es Krim dan Kopi Susu serta Ngobrolin Seks di Ruang Keluarga itu.

Selain itu, dari cara pandang wanita seksi tersebut sudah menunjukkan kesan smart karena ada kepercayaan diri yang muncul. Di mana mereka tidak mendominasi pembicaraan, tapi kesan kepercayaan diri dan kemandirian muncul dengan sendirinya.

Menurutnya lagi, pria memilih kategori smart sebagai kunci seksi bagi seorang wanita sudah diyakini sejak usia remaja. “Pandangan bahwa wanita seksi itu harus smart, tidak hanya berlaku untuk pria matang. Bahkan, di usia remaja, pria pun sudah mencari lawan jenis yang enak diajak bicara. Apalagi untuk pria berusia matang,” ungkapnya panjang lebar. Pria berusia matang, masih menurut Clara, mencari wanita yang cerdas karena ingin menyeleraskan cara pandang bersama. (nsa)

Bolg Kristen

<a href=”http://jawaban.com/news/cibfest”>
<img src=”http://www.jawaban.com/news//userfile/CIBfest-B.gif” alt=”CIBFest 2008 Banner B” border=”0″ />
</a>

Newer entries » · « Older entries