Archive for Carrier

Sentuhan Pribadi Penyemangat Kerja

Anda boleh menaruh pernik-pernik yang bersifat pribadi di meja anda di kantor. Tapi, jangan sampai itu mengganggu keleluasaan anda dalam bekerja.

JAKARTA, SENIN – Mungkin anda bukan bos dan karenanya cuma mendapat satu set meja dan kursi berikut perlengkapan kerja di salah satu bagian dari kantor tempat anda menjadi karyawan, bukan di ruang khusus untuk anda sendiri. Tapi, anda tetap perlu menata “ruang kerja” tersebut dengan memberi sentuhan pribadi, secara proporsional alias tanpa menghilangkan kesan profesional. Itu bisa menjaga dan mingkatkan produktivitas anda dalam bekerja.

Tips ini bisa anda jadikan panduan untuk menata meja dan kursi kerja anda:
1. Pajang pernik-pernik yang membuat anda senang dan bersemangat kerja, tidak terkecuali yang bersifat pribadi. Tapi, ingat, jangan berlebihan. Kalau anda tempatkan di atas meja, jangan sampai pernik-pernik itu memenuhi meja dan mengganggu keleluasaan anda dalam bekerja. Kalau anda pajang di dinding, jangan sampai dinding itu jadi ramai oleh pernik-pernik tersebut dan membuat anda “sakit mata”. Selain itu, pilihlah pernik-pernik yang sopan, bukan pornografi, menurut ukuran umum.

Kalau anda bekerja di sebuah rumah produksi, tentu anda boleh memasang poster film atau poster artis musik favorit anda. Kalau tak mungkin memajang poster, letakkanlah kalender meja hadiah dari kekasih anda, plakat penghargaan yang pernah anda raih, atau cenderamata yang anda beli dalam perjalanan mengesankan ke luar kota atau luar negeri.

Sentuhan pribadi juga bisa anda hadirkan lewat desktop atau laptop kerja anda dengan memasang foto yang anda suka sebagai wallpaper atau screensafer. Foto anda dan tunangan anda atau foto anda bersama kucing kesayangan anda, contohnya.Tak ada salahnya pula anda menggunakan mouse pad dengan desain yang anda suka; menyediakan mug pilihan anda, lengkap dengan tatakannya, untuk minum sehari-hari di kantor; atau bantal kursi dengan desain kesukaan anda.

Kalau anda sudah bosan dengan pernik-pernik tersebut, ganti saja dengan pernik-pernik pribadi lain yang anda miliki.

2. Kalau mungkin di kantor anda, sediakan sarana untuk mendengarkan musik. Pasanglah musik kesukaan anda dengan volume kecil, sebagai latar suasana kerja anda saja, sehingga tak mengganggu rekan-rekan yang bekerja dekat anda. Atau, kalau mau lebih aman, gunakanlah earphone.

3. Tambahkan sesuatu yang hidup di meja anda. Sebut saja, pot mungil berisi tanaman hidup berkuran kecil atau, vas berisi bunga segar.

4. Meskipun mungkin membersihkan meja kerja anda merupakan bagian dari daftar tugas office boy, tetaplah anda rajin membenahi dan membersihkan meja itu sendiri demi menyamankan dan memudahkan anda dalam bekerja. Bayangkan kalau berkas-berkas kerja anda bertebaran tak tentu tempat.

How to Stay Focus

Kesulitan untuk fokus pada sebuah hal memang kerap kita alami. Bukan hanya dalam pekerjaan di kantor, melainkan juga dalam kehidupan sehari-hari.

JAKARTA, SENIN – Fokus pada pekerjaan adalah kunci untuk bekerja secara efektif dan produktif. Sayangnya seringkali kita justru bertindak sebaliknya. Belum selesai sebuah tugas kita sudah “lompat” ke tugas lainnya. Akibatnya anda merasa tak pernah bisa “bernapas”, bahkan tak jarang terpaksa lembur demi menyelesaikan sebuah tugas.
Kesulitan untuk fokus pada sebuah hal memang kerap kita alami. Bukan hanya dalam pekerjaan di kantor, melainkan  juga dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam hal mencapai target tertentu, seperti berhenti merokok atau rutin berolahraga. Menurut ilmu zen, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk tetap fokus pada tujuan dan hal itu dimulai dari pagi hari saat terbangun dari tidur.

Ingatlah akan kekuatan pikiran. Jika saat bangun tidur anda sudah mengeluhkan hari yang berat yang akan anda hadapi, anda akan benar-benar mengalaminya. Jika anda terbangun dari tidur dan memikirkan hari yang indah, anda akan mendapatkannya.

Jangan biarkan perhatian kita lompat dari satu hal ke hal lainnya karena hal itu hanya membuat kita sibuk dan tidak produktif. Fokuslah pada satu tugas yang sedang dikerjakan. Membuat skala prioritas pada pekerjaan yang dihadapi akan membantu anda memilih tugas yang harus diselesaikan.

Hilangkan pula kebiasaan suka menunda pekerjaan. Semakin sering ditunda, makin menumpuk tugas yang harus dikerjakan. Terakhir, bekerjalah dengan hati senang karena hal itu akan membuat tugas terasa lebih ringan.

Tips Menghadapi Walk In Interview

Tak perlu menunggu datangnya surat panggilan. Dalam walk in interview Andalah yang harus proaktif ‘menjemput bola’. Prinsipnya Vini, Vidi, Vici (Saya datang, bertanding dan menang).

Walk in interview adalah jenis wawancara yang biasanya dilakukan bila posisi yang ingin diisi dan jumlah pelamarnya cukup besar. Proses wawancara atau perekrutan tidak hanya berlangsung di perusahaan tersebut, melainkan bisa saja terjadi di suatu tempat di luar gedung perusahaan, seperti di hall, hotel atau tempat lain.

Pada dasarnya menjalani walk ini interview sama saja dengan wawancara biasa. Hanya saja Anda dituntut kesiapan maksimal karena Anda langsung berhadapan pewawancara saat melamar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memenangkan ‘pertarungan’.

Teliti Iklan

Sebelum membuat lamaran, Anda perlu meneliti iklan lowongan kerjanya, apakah bidang kerja dan posisi yang ditawarkan sesuai dengan membuang-buang tenaga dan waktu. Pastikan juga tempatnya representatif dan perusahaannya jelas.

Resume dan CV

Setelah yakin bahwa lowongan tersebut memang sesuai dengan Anda, buatlah resume dan CV yang menarik dan lengkap, karena resume dan CV Anda langsung dibaca saat itu juga. Ketik dengan komputer dengan huruf yang mudah dibaca. Kemudian cetak resume dan CV di atas kertas yang bersih dan tidak keriting. Hindari membawa CV fotokopi karena Anda akan dinilai tidak serius.

Data Pendukung

Setelah itu, lengkapi dengan data-data pendukung lainnya, seperti ijazah, surat-surat referensi, foto 4X6 1 lembar, serta contoh hasil karya atau portfolio terbaik Anda. Masukkan semua kelengkapan ini ke dalam map atau amplop besar.

Persiapkan Diri

Sehari sebelum berangkat, pahami dulu lingkup kerja yang ditawarkan. Jangan sampai Anda datang ke sana masih bertanya soal posisi yang ditawarkan. Misal, jika posisi yang Anda lamar marketing, coba pelajari beberapa hal yang berkaitan dengan dunia marketing.

Penampilan Prima

Perhatikan penampilan Anda secara keseluruhan. Karena impresi pertama pewawancara sangat menentukan keberhasilan walk in interview Anda. Pilihlah busana yang paling sesuai dan sopan. Pastikan penampilan Anda rapi, bersih, cantik dan layak untuk menghadiri wawancara.

Alat Tulis

Bawalah alat tulis dan notes karena siapa tahu diperlukan saat wawancara. Kesiapan Anda menghadipi interview juga mendapat penilaian tersendiri. Jangan sampai Anda harus meminjam alat tulis pada pewawancara.

Isi Perut

Sebelum berangkat, isi perut Anda terlebih dahulu. Karena biasanya dalam walk in interview Anda akan menghadapi beberapa tes pada hari itu juga yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Sehingga kenyamanan perut juga dijaga. Konsumsilah makanan bergizi secukupnya. Tapi, jangan konsumsi makanan yahg bergas dan tajam, karena akan menyulitkan hidup Anda.

Tepat Waktu

Kalau perlu Anda sudah tiba satu jam sebelum proses dimulai. Anda jadi punya kesempatan mempelajari suasana, menenangkan diri dan mempersiapkan segala sesuatunya. Datang lebih awal juga membuat Anda tidak perlu menunggu terlalu lama, mengingat pelamar yang datang ke walk in interview biasanya banyak.

Wajah Optimis

Tampilkan wajah penuh percaya diri, cerah ceria dan optimis. Jangan sekali pun menampakkan wajah kusam nan sendu di depan pewawancara. Karena tidak ada satu perusahaan pun yang mau mempekerjakan orang yang gampang putus asa. Tunjukkan keoptimisan Anda dengan menjabat tangan pewawancara secara mantap dan tatapan mata hangat.

Menjawab Taktis

Jawab semua pertanyaan dengan penuh percaya diri, jujur dan bersahabat, tapi tidak berlebihan. Jangan ragu menjawab jika Anda diminta untuk memberi penjelasan lebih terperinci. Manfaatkan kesempatan untuk bertanya jika pewawancara mempersilakan Anda. Jangan ragu bertanya hal-hal yang belum jelas misal bertanya kapan hasil interview akan dikabarkan.

Kesan Positif

Selesai wawancara ucapkan terima kasih dan berikan jabatan tangan yang paling hangat. Berikan kesan positif saat meninggalkan ruangan. Jika dalam waktu yang dijanjikan pewawancara belum menghubungi Anda, teleponlah pewawancara dan tanyakan hasilnya.

Perlu Dibawa Saat Walk In Interview :

- Kartu identitas dan kartu nama
- Kertas catatan kecil
- Bolpoin dan pinsil 2B, serta penghapus
- Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan
- Catatan sejarah terperinci
- Contoh hasil kerja atau portfolio
- Minum dan makanan kecil (kalau walk in interview diadakan besar-besaran)
- Daftar referensi (jika ada)
- Jika melamar sebagai pramugari, kenakan baju lengan pendek dan rok pendek serta sepatu hak tinggi.